Dalam bisnis perbankan syariah, pemberian pembiayaan atau kredit, baik untuk modal usaha maupun konsumtif kepada calon debitur merupakan bisnis utama. Aktifitas ini merupakan sumber pendapatan dan sumber resiko operasi bisnis terbesar. Keputusan penentuan kelayakan pemberian pembiayaan kepada calon debitur harus dilakukan dengan pertimbangan yang matang, karena hal ini sangat berpengaruh terhadap pencapaian profitabilitas. Pada makalah ini digunakan Fuzzy Inference System (FIS) dengan metode Tsukamoto untuk menentukan kelayakan pemberian pembiayaan calon debitur. Input yang dibutuhkan adalah score pembiayaan dan interview personal, sedangkan outputnya adalah kelayakan pembiayaan.
Tulisan lengkapnya silahkan baca di sini :